Menginap Murah di Homestay 89 Jepara

Kamar di Homestay 89 Jepara
Kamar di Homestay 89 Jepara

“Cik, saya jadi menginap dua malam.” 

Pesan terkirim melalui aplikasi WA. Selang sesaat balasan saya dapatkan. Akhir pekan ini saya putuskan menepi dua malam di Jepara. Perjalanan masih sedikit panjang. Dari Salatiga saya menuju Semarang, lalu berganti bus arah Jepara dari sekitaran Terboyo. 

Catatan di gawai saya buka. Satu destinasi yang harus saya kunjungi hari ini adalah Pasar Sore Karangrandu. Waktu berjalan cepat, usai dari Pasar Sore Karangrandu, saya menginjakkan kaki di tempat perhentian bus Jepara di seberang Rumah Tahanan. 

Komunikasi dengan ojek daring mengarahkan agar saya berjalan ke arah alun-alun. Di tempat perhentian bus merupakan zona merah. Saya berjalan sesaat, bahkan sempat memotret sungai yang berada di sekitaran Alun-alun Jepara. 

“Homestay 89, pak.” 

Saya sudah mencari-cari informasi homestay murah di Jepara. Melalui aplikasi-aplikasi yang tersedia, ada satu lumayan murah, tapi lokasinya tidak strategis. Hingga akhirnya kakak saya memberikan satu kontak homestay. Harganya pun sesuai dengan uang yang sudah saya siapkan. 

Pagar menjulang tinggi. Spanduk bertuliskan “Homestay dan Kost 89 Jepara”. Saya masuk dan menelpon ownernya. Sesaat saya duduk menunggu pemiliknya datang, karena sebelumnya saya bilang agak malam baru sampai Jepara. 

“Saya kira jadi malam, mas,” Sambut pemiliknya dari luar. 

“Tidak jadi, Cik. Tadi hanya memotret sebentar. Mau istirahat.” 
Gerbang Homestay 89 Jepara
Gerbang Homestay 89 Jepara

Tanpa diminta biodata, mungkin beliau sudah berkomunikasi dengan kakak saya. Pembayaran langsung saya berikan, takut hari minggu keluar homestay pagi. Setelah itu, kami sempat berbincang perihal homestay ini. 

Untuk harga, di sini tamu diberi dua opsi. Bagi yang semalam lengkap dengan peralatan mandi, harga yang dibayar 150.000 rupiah permalam. Jika peralatan mandi sudah bawa sendiri, tiap tamu mendapatkan potongan harga 20.000 rupiah. 

Saya sendiri sudah mempunyai kebiasaan membawa peralatan mandi. Sehingga selama dua malam membayar 260.000 rupiah. Untuk lebih jelasnya bagaimana suasana homestay, fasilitas, atau isi dalam kamar. Sedikit yang bisa saya ceritakan, siapa tahu kalian berminat menginap di sini. 

Sekilas Tentang Homestay dan Kost 89 Jepara 

Berlokasi di Jalan Letjen Suprapto No 89 Bulu, Jepara, Homestay 98 ini tempatnya cukup strategis. Jarak ke pusat kota ataupun ke Pantai Kartini tidak lebih dari 1 KM. Hari pertama, saya tidak sempat memotret suasana dalam homestay. 

Kamar yang ada di Homestay 89 ini sebanyak 11 kamar. Berhubung juga disewakan untuk kost, pemilik mengatur 6 kamar dijadikan homestay, dan 5 kamar yang lainnya untuk kost. Kost di sini bulanan, sehingga penghuninya sering-sering berganti. 

Seperti kebiasaan saya mencari penginapan di banyak tempat. Saya tidak membutuhkan fasilitas-fasilitas yang banyak. Cukup tempat tidur yang nyaman saja, toh harga yang saya keluarkan untuk daerah Jepara cukup murah. Dulunya, saya sering meningap di Wisma Nusantara yang sekarang sudah berubah menjadi Nusantara Hotel Jepara
Deretan kamar di Homestay 89 Jepara
Deretan kamar di Homestay 89 Jepara

Informasi dari pemilik homestay, saya mendapatkan kamar yang paling kecil. Beliau menginformasikan terlebih dahulu. Saya pun tidak masalah. Bagi saya, selama masih nyaman serta sudah mendapatkan cerita dari kakak terkait homestay ini langsung yakin jika ini bagus. 

Kasur besar, bisa digunakan untuk dua orang tamu. Fasilitas di dalam juga sudah mumpuni. Kamar mandi menggunakan shower, toilet duduk, lemari, televisi, dan pastinya pendingin ruangan. Layaknya homestay yang lainnya, bantal polosan berwarna biru tanpa ada merek layaknya penginapan ala aplikasi yang biaya murah. 

“Mohon maaf ya mas, di sini tidak menyediakan air panas untuk mandi,” Pemilik homestay kembali menginfokan fasilitas penginapan. 

“Santai saja, Cik. Ini sudah lebih dari cukup.” 

Untuk sesaat saya membersihkan diri. Mandi, ganti baju, dan salat magrib. Selepas itu istirahat sebentar untuk melepas lelah. Lagi-lagi pesan WA masuk, kembali pemilik homestay mengirimkan info jaringan internet dan sandinya. 
Kamar cukup bersih
Kamar cukup bersih

Fasilitas di Homestay 89 Jepara 

Hari kedua saya baru menyempatkan diri menjelajah homestay. Di sini terdapat beberapa fasilitas yang bisa digunakan secara Bersama. Salah satunya adalah dapur. Penghuni homestay bisa memasak di sini ataupun menyimpan makanan dan minumannya di kulkas. 

Pun dengan air mineral yang bisa dimanfaatkan Bersama. Selain itu, tersedia juga kamar mandi luar, atau malah fasilitas musola. Keseluruhan fasilitas ini menjadi sesuatu yang menarik bagi saya. Jarang-jarang di Jepara ada homestay yang seperti ini. 

Pastinya jaringan internet juga menjadi salah satu bagian dari fasilitas yang diberikan pihak homestay. Selama dua malam saya mencoba menggunakan jaringan internetnya. Untuk streaming ataupun komunikasi video daring lancar. Selain itu, di homestay ini juga menyediakan fasilitas sewa motor. Seingat saya, sewa motor berkisar antara 45.000 rupiah. Entah ini selama 12 jam atau malah 24 jam. Saya lupa bertanya lebih detail.
Fasilitas dapur di Homestay 89 Jepara
Fasilitas dapur di Homestay 89 Jepara

***** 

Di sini saya menyempatkan membuat vlog, ini pun saya sudah izin terlebih dulu ke pemilik homestay. Vlog saya tidak lengkap karena sungkan dengan penghuni yang lainnya. Takut mengganggu kenyamanan penghuni homestay 86 Jepara. 

Jika kalian ingin ke Jepara dan bingung mencari penginapan murah yang lokasinya strategis. Kalian bisa coba mengontak Homestay dan Kost 89 Jepara. Narahubungnya di sini: 081281332596 (Owner Bu Fike) atau 082326557940 (Nais – Staf). *Jepara; 13-15 Maret 2020.

Posting Komentar

2 Komentar

  1. Coba foto kamarnya saat hari terang, mas. Homey banget kayaknya. Area koridornya juga menarik. Kalo buatku, air panas saat liburan itu wajib hehe. Apalagi kamarnya ber-AC.

    Sama, aku juga terbiasa bawa alat mandi sendiri, khususnya sabun, sabun muka, dan sikat gigi, apalagi kalo udah tau rencana nginepnya di hotel budget yang kadang nggak ada toiletries atau ada tapi nggak enak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar mas, harusnya memang pas siang hari.
      Sayangnya luangnya cuma malam terus hehehhhee. Ini yang punya homestay sedang bikin hotel di dekat tempat ini.

      Hapus