Resensi Buku Baca Buku Ini Saat Engkau Lelah Karya Munita Yeni

Baca buku ini saat engkau lelah - Munita Yeni
Baca buku ini saat engkau lelah - Munita Yeni

Tumpukan buku di Togamas Gejayan tersebar memenuhi ruangan lantai satu. Berbagai keterangan menyertainya. Mulai dari koleksi terbaru, terlaris, hingga bacaan remaja. Saya terus berkeliling tanpa tujuan jelas. Sejatinya ke sini hanya menemani kawan yang membeli buku. 

Tiap sampul yang menarik mata saya dekati. Sesekali membaca judul dan pengarangnya. Atau melirik harga buku yang biasa tertera di bagian belakang atas maupun bawah. Sampai saat ini, saya belum tergoda membeli buku. 

Satu tumpukan kecil tertata di lantai. Bukan pada wadah buku atau di tempat yang ada alasnya. Benar-benar di lantai. Lokasinya tidak jauh dari tempat kasir. Saya pilah satu persatu koleksinya. Ada nama penulis yang saya kenali dan cukup familiar di Jogja. 

Saya mengambil salah satu buku berwarna putih. Pada bagian sampul bawah tertulis “Sesungguhnya Berpura-pura Bahagia itu Melelahkan.” Tentu saya tertarik dengan kalimat tersebut. Tanpa berlama-lama, buku ini berakhir di kasir. 

***** 

Judul: Baca Buku Ini Saat Engkau Lelah
Penulis: Munita Yeni
Penerbit: Psikologi Corner
NO ISBN: 978-602-5907-78-4
Tahun Terbit: Oktober 2018
Kategori: Motivasi, Perbaikan Diri 

Membaca buku di kedai kopi
Membaca buku di kedai kopi

Baca Buku Ini Saat Engkau Lelah 

Sesuai dengan genre yang tertulis di bagian belakang sampul. Buku ini berkaitan dengan perbaikan diri atau self improvement. Semacam membaca buku psikologi. Buku berisi dengan berbagai permasalahan yang biasa kita alami. 

Tekanan mental, sering merasa kurang percaya diri, atau merasa diri kita penuh dengan kekurangan. Di sini terdapat cerita-cerita tentang sosok yang mempunyai permasalahan dan kita bisa mengambil simpulan apa yang harus kita lakukan. 

Cerita tentang bagaimana kita harus mengenali dunia nyata, sehingga tidak serta merta kita terjebak dalam dunia khayalan yang kita ciptakan sendiri kala merasa kesepian dan kurang percaya diri. Atau di saat kita menjadikan kekurangan adalah sesuatu yang menakutkan. 

Di sela-sela cerita panjang terselip kutipan yang menarik untuk kita baca. Kutipan tersebut mempunyai font dan ukuran huruf berbeda. Atau tulisan kisah seseorang sosok di sini ditulis dengan font yang berbeda dengan sebelumnya. 

Tiap membaca kisah yang dituturkan, acapkali kutipan-kutipannya makin menarik untuk dipahami. Dari banyak kutipan yang tuliskan, berikut saya sertakan sedikit kutipan yang menurut saya menarik. Kutipan ini bisa jadi pemantik untuk tertarik membacanya. 

“Semua orang yang terjadi karena orangtuaku yang dulu memaksaku. Aku sebenarnya tidak suka dan tidak sesuai dengan passionku. Kalau sekarang aku dikondisi yang sedikit sulit seperti ini, salahkan mereka saja – Hal 50.” 

“Dari pernyataan di atas dapat dipahami bahwa seseorang yang tidak bisa mencintai dirinya sendiri sangat berisiko dilanda perilaku neurosis yang memengaruhi kesehatan mentalnya – Hal 109.” 

“Ikatan atau rasa cinta yang kita rasakan kepada kedua orangtua saja itu muncul karena kita selalu menerima, menerima, dan menerima limpahan cinta dari mereka – Hal 160.” 

***** 
Menuntaskan bacaan buku dengan sesapan kopi
Menuntaskan bacaan buku dengan sesapan kopi

Lebih dari sepekan saya menyelesaikan baca buku ini. Koleksi ini menjadi bacaan kedua di bulan Januari 2020. Setelah saya baca, buku ini menarik untuk kalian yang benar-benar merasa capek dengan hidup. Atau sedang dalam bermurung hati. Apapun alasannya. 

Baca Buku Ini Saat Engkau Lelah mengulas tentang gangguan psikologi yang dialami para remaja. Tentu gangguan tersebut sangat berisiko jika dibiarkan begitu saja. Lama-lama akan mengendap dan menjadi orang tersebut tidak baik. 

Di ulasan yang terdapat pada buku, ada juga berbagai saduran kalimat yang diambil dari buku lainnya guna melengkapi pernyataan atau pendapat penulis. Saduran buku dilengkapi dengan catatan kaki serta daftar pustaka di bagian belakang. 

Pada dasarnya buku ini berisi berbagai cerita tentang seseorang yang tidak percaya diri. Banyak kisah yang sudah diterangkan lengkap beserta simpulannya. Tidak hanya mengulas risiko gangguan psikologi remaja, pada sub bagian akhir juga mengulas langkah-langkah bagaimana seseorang bisa mengatasi gangguan mental remaja. 

Saya mengutip sedikit pada sampul belakang sebagai penambah rasa penasaran kalian yang ingin membaca bukunya; Belajar menerima, menyayangi dan mencintai diri kita dengan anggun, sehingga lelah pun iri melihat romantisnya kita dengan diri kita sendiri. 

Tidak ada yang yang sempurna dalam sebuah karya. Hal ini pun terjadi di buku yang dicetak Oktober 2018. Buku setebal 2018 halaman ini terdapat kesalahan tulisan sebanyak 22 kata. Misalkan “Seperti – Separti, Katakan – Katatakan, Tentang – Tenatang, dan masih banyak yang lainnya. 

Salah ketik pada sebuah buku sesuatu hal yang wajar. Hanya saja jika salah ketiknya terlalu banyak, konsentrasi saat membaca buyar. Sedikit tebersit pada halaman berapa lagi nanti ada salah ketik. Begitulah rasa penasaran saya saat membaca hingga tuntas. 

Jika harus jujur, saya rasa terlalu banyak tulisan yang salah ketik membuat kita kurang nyaman. Buku ini merupakan karya buku bacaan saya yang paling banyak salah ketiknya hingga tahun 2020. 

Apakah buku ini saya rekomendasikan? Tidak ada buku yang tidak saya rekomendasikan untuk dibaca. Khusus buku ini, silakan kalian baca disaat sedang penat atau memang sedang suntuk dengan diri sendiri. Sepakat dengan judulnya; baca buku ini saat engkau lelah. *Yogyakarta, 29 Januari 2020.

Posting Komentar

0 Komentar