Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan oleh-oleh kopi dari Wonosobo. Di kemasan, namanya Tentrem Kopi. Kopi ini berasal dari daerah Tieng, Wonosobo. Di kemasannya, tertera informasi bahwa kopi ini jenisnya arabika dan diroasting dengan medium.
Prosesnya sendiri Full Wash, sehingga menarik untuk dicoba. Biasanya, jika kopi ini roastingnya medium, tentu cocok untuk dinikmati ketika disajikan dalam bentuk tubruk. Saya menjajal kopi ini dengan metode ala tubruk tanpa gula.
Rasanya cenderung asem dan ada manis-manisnya. Berhubung takaran menggunakan gelas bening, bisa jadi tadi takaran kopinya lebih dari tiga sendok baru terasa pas. Iseng saya tambahi gula untuk perbandingan. Sensasi asam dan manis menjadi lebih terasa.
Wonosobo memang terkenal banyak petani kopi, saya juga pernah menjajal kopi Bowongso dari kenalan waktu acara Dieng Culture Festival di tahun 2019. Rasa kopinya nyaris sama. Untuk beberapa hari ke depan, saya menikmati kopi Tentrem sebagai minuman di kos.
Kemasan Tentrem Kopi sudah cukup bagus. Menggunakan kemasan berwarna coklat lengkap dengan informasi proses pengolahannya. Selain itu, kemasan yang diberikan kepada saya ini berat bersihnya 100 gram.
Di dalam kemasan terdapat beberapa opsi jenis roastingnya. Kalian bisa memilih yang light, medium, ataupun dark. Selain itu prosesnya pun mulai dari full wash, natural, honey, dan wine. Tergantung selera bagi kalian yang hendak membeli sebagai oleh-oleh.
Jangan tanya harga ke saya, karena saya tidak tahu harganya berapa. Yang jelas kopi ini cocok untuk saya nikmati. Dalam beberapa waktu ke depan, stok kopi bubuk saya lumayan melimpah. Saya akan tulis kembali kopi-kopi yang lainnya ketika sudah saya cicipi.



0 Komentar